'> TWEET: KULINER
Select Menu

ANEH

INFO

LIFE STYLE

MENARIK

UNIK

YOUR STORY

WONG CILIK

Minuman Es Cendol Khas dan Es Dawet Khas Nusantara


TWEET CO.ID - Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet.

Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol.

Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.



Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.

Nasi Kuning Kuliner Kampung Asli Indonesia


TWEET CO.ID - Nasi Kuning. Terbuat dari campuran beras, kunyit dan santan , makanan ini sangat mengenyangkan. Dapat disajikan dalam setiap waktu makan yaitu pagi, siang ataupun malam. Rasanya gurih dan enak. Di Indonesia, makanan khas ini juga biasa dihidangkan pada acara perayaan.

Misalnya acara ulang tahun, pernikahan, kelahiran anak dan acara lainnya. Penyajiannya pun berbeda di setiap daerah. Tidak saja rasanya yang enak, manfaat nasi kuning ternyata baik bagi tubuh. Kunyit yang dicampurkan sebagai bahan pewarna alami nasi kuning mengandung zat antioksidan untuk merawat kulit, bahan antiseptic dan anti bakteri untuk penyembuhan luka, mencegah kanker payudara dan mengobati penderita kanker, sebagai obat anti inflamasi, meningkatkan proses metabolisme sehingga dapat mempertahankan berat badan tidak naik.

Berburu Sajian Halal di Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2014


Cuma Sushi yang sepertinya aman tanpa mengandung minyak Babi di kota ini. Bahkan, Sushi menjadi menu favorit muslim di kota ini. Sushi juga menjadi pilihan buat masyarakat dan turis Asia.

TWEET CO.ID - Gampang-gampang susah saat berburu makanan halal di negara yang mayoritas non-muslim. Seperti pencarian makanan halal di negara tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil.

Seperti pantauan kontributor Dream.co.id di Rio de Janeiro, Pratama, makanan halal di ibukota negeri Samba ini cukup sulit ditemukan. Pilihan utama dan termudah adalah menyantap menu makanan Jepang, Sushi.

Cuma Sushi yang sepertinya aman tanpa mengandung minyak Babi di kota ini. Bahkan, Sushi menjadi menu favorit muslim di kota ini. Sushi juga menjadi pilihan buat masyarakat dan turis Asia untuk cari panganan yang tak menyalahi aturan Islam.

Banyak terdapat restoran Sushi di seputaran kota Rio de Janeiro. Harganya pun relatif terjangkau, sekitar 5 sampai 15 Real per porsi Sushi atau sekitar Rp 25 ribu sampai Rp 78 ribu.

Tersedia juga Mie dan Sate Ayam. Untuk menu Sushi, muslimin tak perlu khawatir. Karena sebagian besar menyajikan menu Salmon, daging Ayam dan ikan segar. (Pratama/Ism)

Asal-usul Kolak Menjadi Menu Buka Puasa


Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kolak seperti pisang dan ubi, ternyata juga menyimpan makna dan memiliki pengaruh dalam penyebaran Islam sat itu di Pulau Jawa.


TWEET CO.ID - Siapa yang tidak mengenal manisnya kolak yang identik dengan tradisi berbuka puasa bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Tahukan anda asal usul kolak hingga bisa menjadi makanan yang kerap identik dengan bulan Ramadan?

Kolak sebenarnya berasal dari kata Khalik, yang berarti Sang Pencipta Langit dan Bumi, Allah SWT. Kolak diartikan dengan maksud mendekatkan diri kepada Sang Kuasa, Allah SWT.

Pada awal penyebaran agama Islam di Pulau Jawa, para ulama biasanya menggunakan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat setempat. Kolak sebagai makanan yang memiliki citarasa manis kerap digunakan sebagai media untuk menyebarkan ajaran agama Islam.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kolak seperti pisang dan ubi, ternyata juga menyimpan makna dan memiliki pengaruh dalam penyebaran Islam kala itu. Pisang kepok yang kemudian diplesetkan menjadi kapok memiliki makna agar yang memakan bisa kapok sehingga harus bertaubat dan kembali ke jalan yang diridhoi Allah.

Sedangkan ubi yang oleh masyarakat Jawa Tengah disebut 'ketelo pendem' atau ketela yang terpendam. Itu memiliki makna setiap individu harus mengubur kesalahan yang pernah diperbuat dalam hidupnya.

Sebenarnya di masa lalu, kolak selalu disajikan mulai dari bulan Sya'ban atau satu bulan sebelum memasuki Ramadan. Namun kemudian kebisaan tersebut berlanjut hingga memasuki bulan puasa dan dijadikan sebagai menu takjil yang populer hingga saat ini.

Selain menggunakan pisang dan ubi, saat ini modifikasi kolak juga telah banyak ditemui. Mulai dari gabungan penggunaan pacar cina, tapai singkong dan kolang kaling, hingga ubi yang diolah menjadi biji salak (ubi dicampur tepung tapioka dan dibentuk hingga menyerupai biji buah salak) kemudian dihidangkan dengan campuran kuah santan.

(Ism, Dari berbagai sumber)

Biasakan Buka Puasa dengan Air Hangat!


Saat puasa suhu tubuh kita akan menurun sehingga dikhawatirkan bila langsung menyantap minuman dingin maka akan terjadi reaksi.

TWEET CO.ID - Setelah menahan lapar dan haus selama beberapa jam di bulan puasa, tak sedikit yang memiliki kebiasaan meneguk minuman dingin.

Namun menurut ahli gizi yang sekaligus Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Saptawati Bardosono hal tersebut tidak disarankan.

Menurut Saptawati, saat puasa suhu tubuh kita akan menurun sehingga dikhawatirkan bila langsung menyantap minuman dingin maka akan terjadi reaksi.

"Akan lebih baik bila mengonsumsi minuman hangat saat buka puasa. Saat puasa suhu tubuh itu hangat khawatir nantinya kaget," ujarnya, Minggu 29 Juni 2014. 

Selain itu saat buka puasa dianjutkan memberi jarak waktu dengan makan berat.

"Saat buka puasa kalau mau minum dingin diberi jarak agar lambung bisa menyesuaikan. Jangan langsung minum dingin dan untuk makan coba sembari perut menyesuaikan kondisi. salat dulu saja baru makan," ujarnya.

JEJAK