'> TWEET: KOMUNITAS
Select Menu

ANEH

INFO

LIFE STYLE

MENARIK

UNIK

YOUR STORY

WONG CILIK

Kotak Oranye: Donasi Kue Lebaran ala `Kotak Oranye`


Aksi sosial yang dinamakan 'Kotak Oranye' ini merupakan inisiasi 30 relawan dari berbagai profesi.

TWEET CO.ID - Kebaikan Ramadan berlanjut hingga datangnya bulan Syawal atau saat Lebaran tiba. Donasi kue Lebaran untuk ketiga kalinya kembali diselenggarakan di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta.

Tahun lalu sekitar 3.000 kue telah dibagikan ke sejumlah keluarga tidak mampu di Jakarta dan Bandung. Aksi sosial yang dinamakan 'Kotak Oranye' ini merupakan inisiasi 30 relawan dari berbagai profesi.

Aksi Kotak Oranye diawali dari sebuah gagasan sederhana dan kepedulian ke sesama untuk menikmati kebahagiaan dan kemeriahan Idul Fitri. Tahun ini, untuk kedua kalinya aksi sosial yang sama akan dilangsungkan di kota yang lebih luas.

Windra Bakrie, salah satu penggagas aksi Kotak Oranye dalam keterangan resmi yang diterima Dream.co.id menyebut, aksi independen anak-anak muda ini merupakan bentuk kepedulian bagi mereka yang lebih membutuhkan.

Hingga saat ini sudah 100 paket kue yang telah terkumpul. Nantinya, diharapkan jelang Lebaran akan semakin banyak relawan yang mengirimkan kue kering buatan sendiri, kue parcel yang berlebih atau mengirimkan uang untuk dibelikan kue.

Nantinya, malam jelang Lebaran seluruh paket kue akan disalurkan ke sejumlah daerah pemukiman kumuh di Jakarta, Bali dan Yogyakarta. Untuk informasi lebih lanjut mengenai donasi kue kering dapat memantau akun Twitter @KotakOranye atau Fanpage Facebook : Aksi Kotak Oranye. (Ism)

Selama Piala Dunia 2014, 19 Fans Bola di Brasil Masuk Islam


Beberapa hari lalu, ada tiga lagi penggemar sepakbola yang menyatakan masuk Islam. Mereka berasal dari Inggris, Spanyol dan Brasil.

TWEET CO.ID - Selama perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil, tak kurang dari 19 penggemar sepakbola telah memeluk Islam setelah bertemu dengan tim dakwah yang tersebar di Negeri Samba tersebut. Para mualaf tersebut dari latar belakang dan kebangsaan yang berbeda.

Beberapa hari lalu, ada tiga lagi penggemar sepakbola yang menyatakan masuk Islam. Mereka berasal dari Inggris, Spanyol dan Brasil. Sheikh Khaled Taky Eldin, Presiden Dewan Tertinggi Urusan Islam dan Imam di Brasil, mengatakan kepada Anadolu Agency, ketiga mualaf tersebut mendapat keterangan tentang Islam dari tim dakwah menyusul kampanye 'Know Islam' yang gencar dilakukan sebelumnya.

Selama turnamen Piala Dunia berlangsung, semakin banyak orang Brasil yang menjawab panggilan untuk masuk agama yang paling cepat berkembang di dunia itu.

Penyelenggaraan turnamen ini merupakan awal untuk memperkenalkan Islam kepada ribuan penggemar sepak bola dari seluruh dunia di bawah pimpinan Federasi Asosiasi Muslim di Brazil (Fambras).

Selama penyelenggaraan Piala Dunia 2014, Fambras telah bekerja keras dalam mengkampayekan Islam. Mereka telah mencetak buku panduan khusus bagi suporter Muslim.

Tidak hanya itu, Union of Islamic Associations juga mencetak 65 ribu buklet khusus untuk membantu suporter muslim mendapatkan informasi mengenai tempat salat, restoran halal, dan masjid di sekitar tempat pertandingan. Bekerja sama dengan kedutaan Oman di Amerika Selatan, mereka menyediakan layanan telepon 12 jam setiap hari dalam bahasa Inggris, Arab, Spanyol, Prancis dan Portugis.

Menurut sensus resmi Pemerintah Brasil, jumlah muslim di negara samba itu berkisar 27.239 jiwa. Namun menurut ahli Islam Paulo Pinto dari Fuminense Federal University jumlah muslim di Brasil sudah satu jutaan.

Dengan tidak adanya jumlah muslim secara pasti, cara terbaik menentukan pertumbuhan Islam di Brasil adalah dengan melihat jumlah masjid di negara tersebut. Di Brasil saat ini berdiri 127 masjid, meningkat empat kali lipat dari saat 2000.

(Sumber: Onislam.net)

Di Riau, distribusi logistik Pilpres pakai sampan & trail


TWEET CO.ID - Pendistribusian surat dan kotak suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) di beberapa wilayah terpencil di Riau mulai dilakukan. Di Kabupaten Pelalawan, pendistribusian logistik terpaksa menggunakan perahu dan sepeda motor trail.

Kapolres Pelalawan Aloysius Supriyadi , mengatakan pendistribusian logistik kotak suara ke daerah terpencil dilakukan dengan motor trail dan perahu atau sampan dikarenakan lokasi yang sulit terjangkau.

"Pada hari Selasa (8/7) semua logistik sudah harus sampai di semua desa dan TPS. Untuk lokasi yang terpencil, pengangkatan menggunakan motor Trail. Sedangkan daerah kepulauan, menggunakan sampan. Keduanya dikawal ketat polisi," ujar Aloysius Supriyadi di ruangannya.

Menurut Supriyadi, sepeda motor trail lebih efektif dari pada menggunakan mobil. Jalanan perbukitan, sempit dan dikelilingi kebun sawit, lebih mudah ditempuh sepeda motor Trail dan mengurangi resiko.

"Ada beberapa kabupaten memakai motor trail. Misalnya beberapa desa di Kecamatan Pangkalan Kuras. Jalannya berbukit, masih tanah, sempit dan banyak tanjakan. Ini tidak bisa memakai mobil," kata Aloysius.

Memakai motor trail, anggota kepolisian harus menempuh perjalanan selama 7 jam, supaya sampai ke pedesaan. "Untuk memakai sampan ke Kecamatan Kuala Kampar, ditempuh 9 jam," terang Kapolres.

Pantauan wartawan, ratusan anggota Polres Pelalawan terlebih dahulu melakukan apel siaga di depan Mapolres. Setelah itu, puluhan motor trail dan anggota langsung bergerak.

Pendistribusian memakai trail, dipimpin Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Aprizal. Satu motor membawa dua buah kotak suara, yang berisi semua logistik Pilpres.

Karena kondisi jalan terjal dan sempit, tak jarang petugas terjatuh. Dan tak jarang pula, laju motor petugas terhenti karena terperosok ke lumpur.

Di sungai, polisi harus waspada menjaga kotak dan surat suara agar tidak basah kena air. Beberapa sampan dikerahkan dari Mapolres menuju Kecamatan Kuala Kampar.

Setibanya di Kuala Kampar, petugas yang mengantarkan kotak suara tak langsung pulang. Mereka harus mengamankan hari pencoblosan dan membawa surat yang sudah dicoblos ke kantor KPU Pelalawan.

Sumber: merdeka.com

JEJAK